POJOKJAMBI.ID
Beranda Opini Sorotan Publik Terhadap Pesta Musik DJ di Tengah Kota Kuala Tungkal, Pemkab Tanjab Barat Didesak Bertindak Tegas

Sorotan Publik Terhadap Pesta Musik DJ di Tengah Kota Kuala Tungkal, Pemkab Tanjab Barat Didesak Bertindak Tegas

Pelaksanaan hiburan musik DJ yang digelar oleh Cafe Oris di kawasan Alun-Alun Kota Kuala Tungkal pada malam Jumat, 11 Juni 2026, menuai sorotan dan kritik dari berbagai elemen masyarakat. Kegiatan tersebut dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai religius dan budaya yang selama ini menjadi identitas Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang dikenal dengan semboyan “Berkah Madani”.

Sejumlah warga menilai penyelenggaraan acara tersebut kurang memperhatikan norma sosial dan kearifan lokal. Terlebih, dalam berbagai dokumentasi yang beredar di media sosial, tampak sejumlah pengunjung berjoget dengan busana yang dinilai kurang sopan, bahkan terdapat perempuan berhijab yang ikut bergoyang di tengah suasana hiburan malam tersebut. Kondisi ini memicu perdebatan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Yang menjadi perhatian lebih besar adalah lokasi pelaksanaan acara yang berada di pusat Kota Kuala Tungkal, tepatnya di kawasan Alun-Alun Kota, yang tidak jauh dari Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat. Bagi sebagian masyarakat, hal ini dinilai kontras dengan citra Kuala Tungkal yang selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan memiliki banyak kegiatan religius.

Hingga saat ini, masyarakat juga mempertanyakan belum adanya pernyataan resmi maupun sikap tegas dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan DPRD terkait polemik tersebut. Publik berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap aspirasi masyarakat dan segera melakukan evaluasi terhadap izin serta mekanisme pengawasan kegiatan hiburan malam agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas.

Masyarakat tidak menolak hiburan dan perkembangan dunia usaha, namun seluruh kegiatan yang diselenggarakan di ruang publik diharapkan tetap menghormati norma, budaya, dan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat Kuala Tungkal. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah yang bijaksana dan tegas demi menjaga ketertiban, keharmonisan sosial, serta marwah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai religius dan semboyan “Berkah Madani.”

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan