Belanja PUPR Tanjab Barat 2026 Tembus Rp27,58 Miliar, Swakelola Jalan Jadi Paket Terbesar Rp12,9 Miliar
TANJAB BARAT – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menganggarkan belanja pengadaan sebesar Rp27,58 miliar pada Tahun Anggaran 2026.
Anggaran tersebut tersebar dalam 55 paket kegiatan yang seluruhnya bersumber dari APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026.
Dari total anggaran yang dialokasikan, paket terbesar adalah Pemeliharaan Rutin Jalan Tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dilaksanakan melalui mekanisme swakelola dengan nilai mencapai Rp12.904.656.298.
Besarnya nilai paket tersebut menjadikannya sebagai kegiatan paling dominan dalam struktur belanja PUPR tahun 2026. Nilainya menyerap sekitar 46,8 persen dari total keseluruhan anggaran pengadaan yang tercatat dalam RUP.
Selain pemeliharaan jalan, anggaran juga diarahkan untuk peningkatan jalan, pembangunan jaringan air minum (SPAM), operasi dan pemeliharaan irigasi rawa, belanja bahan dan material, pembayaran tenaga PPPK paruh waktu, hingga jasa konsultansi dan operasional kantor.
Komposisi pengadaan menunjukkan bahwa meskipun hanya terdapat 2 paket swakelola, nilainya mencapai Rp13,90 miliar atau lebih besar dibanding seluruh paket yang dilaksanakan melalui penyedia yang berjumlah 53 paket dengan total nilai Rp13,68 miliar.
Dari sisi metode pengadaan, penggunaan E-Purchasing menjadi metode yang paling banyak digunakan dengan 30 paket kegiatan. Sementara pekerjaan konstruksi bernilai besar tetap dilakukan melalui mekanisme tender.
Belanja bahan dan material juga menjadi salah satu komponen yang cukup menonjol. Tercatat sebanyak 17 paket dengan total anggaran mencapai Rp3,75 miliar. Sebagian besar paket memiliki nilai yang sama yakni Rp200 juta per paket.
Selain itu, terdapat alokasi Rp1,13 miliar untuk PPPK paruh waktu yang terdiri dari operator, penata layanan operasional, dan pengelola layanan operasional.
Program penyediaan air minum (SPAM) Kecamatan Tungkal Ilir juga menjadi salah satu fokus pembangunan dengan total anggaran mencapai Rp1,64 miliar, meliputi kegiatan perencanaan, pengawasan, dan pelaksanaan konstruksi.
Dengan besarnya alokasi anggaran tersebut, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur yang dilakukan benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas jalan, layanan air bersih, serta sarana pendukung lainnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Ringkasan Anggaran PUPR Tanjab Barat 2026
Total Anggaran: Rp27.586.942.389
Jumlah Paket: 55 Paket
Sumber Dana: APBD 2026
Paket Terbesar: Pemeliharaan Rutin Jalan Tersebar
Nilai Paket Terbesar: Rp12.904.656.298
Persentase Anggaran: 46,8%
Cara Pengadaan
• Swakelola: 2 paket (Rp13.904.736.298)
• Penyedia: 53 paket (Rp13.682.206.091)
Lima Paket Terbesar
- Pemeliharaan Rutin Jalan Tersebar (Swakelola) — Rp12.904.656.298
- Peningkatan Jalan Simpang Rambutan–Desa Sungai Ari — Rp2.934.431.907
- Peningkatan Jaringan SPAM Kecamatan Tungkal Ilir — Rp1.417.375.000
- Operasi dan Pemeliharaan Daerah Irigasi Rawa — Rp1.000.080.000
- Peningkatan Jalan Jalur 2 Merlung — Rp890.052.284
Belanja Menonjol
- Belanja Bahan dan Material: Rp3.755.178.000 (17 paket)
- Program SPAM Tungkal Ilir: Rp1.635.775.000 (3 paket)•
- PPPK Paruh Waktu: Rp1.132.800.000 (3 paket)
- Pemeliharaan Alat Berat: Rp424.220.000
- Konsultan RTR: Rp400.000.000
- Tagihan Listrik: Rp360.000.000
- Jasa Kantor: Rp315.000.000
Fakta Penting
✓ Swakelola menyerap hampir separuh total anggaran pengadaan.
✓ Pemeliharaan jalan menjadi program terbesar tahun 2026.
✓ Belanja material mencapai Rp3,75 miliar.
✓ Program air bersih SPAM Tungkal Ilir memperoleh alokasi Rp1,64 miliar.
✓ Anggaran juga digunakan untuk PPPK, konsultansi, dan operasional kantor.












