POJOKJAMBI.ID
Beranda Daerah Kongres V Partai Buruh Resmi Ditutup, Hasilkan Sejumlah Keputusan Strategis untuk Pemilu 2029

Kongres V Partai Buruh Resmi Ditutup, Hasilkan Sejumlah Keputusan Strategis untuk Pemilu 2029

Jakarta – Kongres V Partai Buruh resmi ditutup pada Kamis, 22 Januari 2026, setelah berlangsung sejak 17 Januari lalu. Penutupan kongres dilakukan oleh pimpinan sidang dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis, baik untuk penguatan internal partai maupun untuk kepentingan rakyat secara luas.

Salah satu keputusan utama kongres adalah terpilihnya kembali Ir. H. Said Iqbal, ME sebagai Presiden Partai Buruh untuk lima tahun ke depan. Kepemimpinan Said Iqbal diharapkan semakin memperkuat perjuangan kelas pekerja dalam meraih kesejahteraan dan keadilan sosial.

Selain itu, Kongres V Partai Buruh juga memutuskan untuk menjaring nama-nama calon presiden yang akan diusung pada Pemilu 2029. Usulan datang dari delegasi 38 provinsi sebagai kelanjutan dari penjaringan yang telah dilakukan pada Rakernas Partai Buruh tahun 2025.

Dari kader internal, Ir. H. Said Iqbal, ME kembali diusulkan sebagai calon presiden oleh hampir seluruh EXCO provinsi se-Indonesia. Sementara itu, sejumlah nama eksternal juga muncul dari usulan delegasi kongres, di antaranya Prabowo Subianto, Purbaya Yudhi Sadewa, Anies Baswedan, Najwa Shihab, dan Dedi Mulyadi, serta nama-nama lainnya. Seluruh nama tersebut selanjutnya akan melalui proses penyaringan dan seleksi sesuai mekanisme Partai Buruh, guna menemukan calon presiden yang dinilai paling sesuai dengan harapan rakyat.

Kongres juga menegaskan sikap Partai Buruh terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 62/PUU-XXII/2024, yang mewajibkan penghapusan aturan Presidential Threshold. Menurut Partai Buruh, penghapusan ambang batas pencalonan presiden membuka ruang yang lebih luas bagi putra-putri terbaik bangsa untuk maju sebagai calon pemimpin nasional.

Dalam bidang demokrasi lokal, Partai Buruh dengan tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Partai Buruh menilai Pilkada langsung oleh rakyat adalah satu-satunya bentuk demokrasi yang masih dimiliki rakyat dan tidak boleh dirampas.Kongres V Partai Buruh juga mendorong DPR RI untuk segera mengesahkan sejumlah regulasi penting, di antaranya RUU Perampasan Aset dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) yang telah lama tertunda.

Di sektor ekonomi kerakyatan, Partai Buruh menegaskan komitmennya untuk terus mendorong reforma agraria sejati, upah layak bagi buruh, akses solar murah bagi nelayan, serta jaminan ruang tangkap yang memadai.

Dengan berakhirnya Kongres V ini, Partai Buruh berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dapat semakin memperkuat peran partai sebagai alat perjuangan rakyat, sejalan dengan tema kongres “PARTAI KAMI ADALAH MASA DEPANMU.”

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan