Ketua Partai Buruh Provinsi Jambi Ajak Kader Jadikan Hari Pahlawan Momentum Perjuangan Rakyat Kecil
Jambi – Ketua Partai Buruh Provinsi Jambi, Sarif, mengajak seluruh kader dan pengurus partai untuk menjadikan peringatan Hari Pahlawan sebagai momentum memperkuat semangat perjuangan bagi kaum buruh, petani, dan rakyat kecil.
Menurutnya, tanggal 10 November merupakan hari bersejarah yang menandai perjuangan heroik rakyat Indonesia dalam melawan penjajah. “Hari itu menjadi bukti bahwa bangsa kita menolak segala bentuk penjajahan dan intimidasi. Para pejuang kita rela mengorbankan segalanya, termasuk nyawa, demi kemerdekaan bangsa,” ujarnya.
Sarif menegaskan bahwa meskipun bentuk penjajahan fisik sudah tidak ada, bangsa Indonesia kini menghadapi bentuk penjajahan gaya baru, yakni penguasaan ekonomi dan sumber daya alam oleh pihak-pihak yang hanya mementingkan keuntungan.
“Mereka masuk melalui perekonomian, menguasai sumber daya alam kita untuk kepentingan sendiri. Akibatnya, muncul ketimpangan sosial dan ketidakadilan. Rakyat kecil semakin sulit meraih kesejahteraannya karena kebijakan pemerintah belum sepenuhnya berpihak kepada mereka,” tegasnya.
Dalam pesannya, Sarif menyoroti kondisi buruh, petani, dan nelayan yang masih jauh dari kata sejahtera.
“Buruh masih terjebak dalam sistem upah murah dan outsourcing yang merajalela. Petani kesulitan mendapatkan akses lahan karena penataan agraria yang tidak adil, sementara korporasi dengan mudah menguasai tanah. Bahkan, banyak petani yang dikriminalisasi dan kehilangan nyawa saat memperjuangkan haknya,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung nasib para nelayan yang kesulitan mendapatkan solar murah dan ruang tangkap akibat penguasaan wilayah pesisir oleh korporasi besar. “Ini semua bentuk ketidakadilan yang harus terus kita lawan,” tambahnya.
Sarif menegaskan, Partai Buruh Provinsi Jambi akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil dengan semangat kepahlawanan.
“Dengan semangat perjuangan 10 November, seluruh kader dan pengurus Partai Buruh harus siap berjuang memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada rakyat kecil. Keadilan dan kesejahteraan harus menjadi tujuan utama,” katanya.
Sarif mengimbau seluruh kader untuk menjadikan Hari Pahlawan sebagai pengingat dan penyemangat dalam memperjuangkan hak-hak rakyat kecil.“Jadikan semangat para pahlawan sebagai inspirasi. Mereka berjuang melawan penjajah, dan kita hari ini harus berjuang melawan ketidakadilan,” pungkasnya.






